Selasa, 12 April 2016

ALAM






Alam (dalam artian luas memiliki makna yang setara dengan dunia alam, dunia fisik, atau dunia materi) mengacu kepada fenomena dunia fisik dan juga kehidupan secara umum. Skala alam terbentang dari sub-atomik sampai kosmik. Studi tentang alam adalah bagian besar dari ilmu pengetahuan.


Meskipun manusia adalah bagian dari alam, kegiatan manusia sering dipahami sebagai kategori terpisah dari fenomena alam lainnya.



Kata alam merupakan terjemahan dari bahasa Inggris "nature", yang berasal dari kata Latin natura, atau "kualitas esensial, disposisi bawaan", dan pada zaman dahulu, secara harfiah berarti "kelahiran". Natura adalah terjemahan Latin dari kata Yunani physis(φύσις), yang awalnya terkait dengan karakteristik bawaan yang dimiliki tanaman, hewan, dan berbagai fitur lain di dunia. Konsep alam sebagai keseluruhan, atau alam semesta fisik, merupakan pengembangan konsep aslinya; dimulai dari penerapan kata Yunani physis (φύσις) oleh filsuf-filsuf pra-Socrates, dan sejak saat itu terus berkembang. Kata ini juga banyak digunakan selama munculnya metode ilmiah modern dalam beberapa abad terakhir.


Dalam berbagai penggunaan kata tersebut pada saat ini, "alam" sering mengacu kepada geologi dan kehidupan liar. Kata alam mungkin mengacu secara umum ke berbagai jenis tanaman hidup dan hewan, dan dalam beberapa kasus ke proses yang berhubungan dengan benda mati – mengenai keberadaan jenis-jenis tertentu suatu benda dan bagaimana mereka berubah dengan sendirinya, seperti cuaca dan geologi di Bumi, dan materi serta energi dari mana semua hal-hal tersebut tersusun darinya. Kata ini sering diartikan sebagai "lingkungan alam" atau hewan liar, batu, hutan, pantai, dan secara umum hal-hal yang belum diubah secara substansial oleh campur tangan manusia, atau yang bertahan meskipun ada intervensi manusia.


ALAM
 Sebagai, contoh, objek yang dibuat dan interaksi manusia umumnya tidak dianggap sebagai bagian dari alam, kecuali jika dinilai sebagai, misalnya, "sifat manusia" atau "seluruh alam". Konsep yang lebih tradisional dari hal-hal alami tersebut, yang masih dapat ditemukan hari ini, menyiratkan perbedaan antara alami dan buatan, yang dimaksud dengan kata buatan dipahami sebagai hasil kesadaran atau pikiran manusia. Tergantung pada konteks tertentu, istilah "alam" juga dapat dibedakan dari yang tidak wajar, supernatural, atau sintetis. 



Sumber  www.wikipedia.org

Kamis, 24 Maret 2016

HABBATUS SAUDA

HABBATUS SAUDA


Habbatus sauda atau biasa disebut black seed atau jinten hitam telah lama digunakan sebagai pengobatan di berbagai penjuru dunia, seperti Mesir, India, Yunani dan negara-negara di Timur Tengah.
Karena khasiatnya yang begitu mengagumkan tidaklah heran Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “Gunakanlah Habbatussauda, karena sesungguhnya di dalamnya terdapat obat bagi semua penyakit, kecuali kematian” (HR Abu Salamah dari Abu Hurairah r.a), dan termasuk dalam daftar obat-obatan alamiah dalam buku Al-tibb-al-nabawi (pengobatan cara Nabi).
Kandungan minyak Habbatus Sauda :
Nutrisi
Jumlah
Minyak Aromatik
1,4 %
Protein
208 µg/g
Thiamin
15 µg/g
Ribofalvin
1 µg/g
Piridoksin
5 µg/g
Niasin
57 µg/g
Folasin
610 µg/g
Kalsium
1.859 µg/g
Besi
105 µg/g
Tembaga
18 µg/g
Zink
60 µg/g
Phosporus
5.265 µg/g
Asam Miristat
0,5 %
Asam Palmitat
13,7 %
Asam Palmitoleat
0,1 %
Asam Stearat
2,6 %
Asam Oleat
23,7 %
Asam Linoleat
57,9 %
Asam Linolenat
0,2 %
Asam Arachidis
1,3 %


MANFAATHABBATUS SAUDA UNTUK KESEHATAN ANDA

         
1.  KAYA NUTRISI
Habbatus Sauda mengandung nutrisi yang lengkap yang terdiri dari protein 21%, karbohidrat 35%, dan lemak 35% - 38%. Kaya akan asam lemak esensial yang sangat diperlukan tubuh, serta vitamin dan mineral.
Ibnu Sina menyebutkan bahwa habbatus sauda dapat menstimulasi energi tubuh dan  dapat membantu dalam mengatasi kelelahan.

2.  MENINGKATKAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH
Habbatus Sauda secara klinis terbukti mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sebuah penelitian pada tahun 1986 di Amerika menunjukan HabbatusSauda mampu meningkatkan produksi sel darah putih 30% - 74%, sehingga Habbatus Sauda dapat berperan dalam penyembuhan kanker, AIDS dan penyakit yang berhubungan dengan sistem imunitas.

3.  BERPERAN SEBAGAI ANTI HISTAMIN

Senyawa aktif crystalline nigellone dari Habbatus Sauda sangat efektif membantu meringankan asma bronkitis dengan cara mengurangi reaksi alergi.  Selain itu juga dapat untuk mengatasi alergi lainnya.


4.  ANTI TUMOR
Penelitian di India menunjukan Habbatus Sauda mampu menghambat  pertumbuhan sel kanker, melawan reaksi oksidasi dan meningkatkan produksi lymph cell untuk melawan sel kanker.

5.  ANTI BAKTERI
Minyak Habbatus Sauda terbukti paling efektif melawan bakteri seperti V. Cholera, E. Coli, shigella sp. Sehingga dapat digunakan untuk mengobati flu, diare, perut mulas, muntah-muntah, dsb.